Kegiatan begadang di malam hari tanpa adanya tujuan yang jelas bisa menyebabkan waktu tubuh unntuk istirahat menjadi berkurang. Banyak orang yang masih menyepelekan mengenai dampak kurang tidur bagi tubuh karena efek yang dirasakan tidak secara langsung. Padahal kurang tubuh bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Berikut ini akibat yang terjadi pada tubuh jika kurang istirahat.

Akibat Kurang Tidur yang Dapat Merugikan Kesehatan

1. Kelelahan dan Kurang Fokus

Istirahat merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia. Kekurangan tidur dapat menyebabkan tubuh mudah merasa lelah. Sehingga tubuh akan loyo ketika melakukan aktivitas keesokannya. Tidak hanya fisik yang akan merasa kelelehan, otak juga akan menjadi lebih tidak fokus karena waktu tidur yang singkat. Kondisi ini sangat berisiko menyebabkan kecelakaan saat mengemudi ketika penggendara mobil dengan waktu tidur yang kurang.

2. Menyebabkan Obesitas

Bagaimana bisa kurang mengantuk akan menyebabkan obesitas? Tidur yang tidak cukup dapat menyebabkan perut mudah lapar karena membutuhkan lebih banyak energi, yang sebenarnya tidak dibutuhkan ketika tubuh istirahat. Hal ini tentu mendorong seseorang untuk makan lebih banyak dari keadaan normal dan jadwal makan menjadi tidak teratur. Konsumsi makanan yang lebih banyak tersebut akhirnya menyebabkan berat badan naik berlebihan.

Sering Begadang, Waspadai Dampak Kurang Tidur Bagi Tubuh

3. Mudah Lupa

Dampak kurang tidur bisa menyebabkan mudah lupa. Kelelahan dapat menyebabkan seseorang tidak fokus. Tubuh yang kurang istirahat bisa menyebabkan masalah kognitif permanen. Semakin singkat waktu seseorang untuk tidur, maka semakin sedikit memori yang dapat disimpan di otak saat tidur. Tidak hanya itu, kondisi ini yang berlangsung secar terus menerus dapat menyebabkan kerusakan otak.

4. Risiko Kanker

Berdasarkan sebuah penelitian, risiko kanker dapat disebabkan oleh kurangnya waktu tidur pada malam hari. Tidur yang kurang dari enam jam dapat menyebabkan polip usus dan pertumbuhan sel kanker. Pada wanita, waktu tidur yang kurang bisa menyebabkan peningkatan risiko kanker payudara 30%. Sedangkan pada laki-laki terjadi peningkatan kanker prostat.

5. Menyebabkan Stres Meningkat

Waktu tidur yang kurang bisa menyebabkan mood seseorang turun dan otak tidak bisa bekerja secara maksimal. Hal ini karena tubuh dan otak merasa kelelahan akibat waktu tidur berkurang. Waktu tidur yang normal berkisar antara enam sampai delapan jam. Orang yang memiliki waktu tidur yang kurang dapat menyebabkan insomnia sehingga stres meningkat. Kondisi ini dapat memicu depresi yang berlebihan.

6. Menyebabkann Kulit Rusak

Selain menyebabkan kanker dan obesitas, Tidur yang kurang juga bisa menyebabkan kulit menjadi rusak. Sebagaimana anda bisa melihat bahwa orang yang memiliki waktu tidur yang kuran, maka akan timbul lingkaran hitam di bawah mata. Semakin ia sering memiliki waktu tidur yang kurang, maka lingkaran bawah mata akan semakin parah. Kerusakan ini permanen dan sangat sulit utuk diperbaiki sehingga timbul garis-garis halus yang pucat pada wajah.

Selain itu, tidur yang tidak cukup juga bisa menyebabkan elastisitas kulit menjadi berkurang setiap waktu. Sehingga bukan tidak mungkin akan terjadinya penuaan dini akibat waktu istirahat yang berkurang. Tidur yang kurang dari waktu normal dapat menyebabkan stres yang berlebihan sehingga tubuh akan memproduksi hormal kortisol secara berlebihan. Hormon ini berfungsi untuk memecah protein pada kulit sehingga elastisitas kulit menurun.

Itulah dampak yang buruk bagi tubuh jika anda kurang tidur. Jika anda ingin begadang sebaiknya pertimbangkan akibat yang akan anda alami. Begadang boleh dilakukan jika keadaan tersebut darurat seperti adanya deadline tugas. Namun sebaiknya anda sebelumnya mengerjakan tugas tersebut jauh-jauh hari sehingga tidak menuntut untuk begadang. Selain itu pastikan menambah waktu istirahat untuk mengganti waktu tidur yang kurang.